Peringati Hari Santri 2025 Pemkab Ponorogo Gelar Sarasehan Gernas Ayo Mondok menuju ICH UNESCO

Ponorogo, 21 Oktober 2025 Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar acara Sarasehan Gerakan Nasional Ayo Mondok menuju ICH UNESCO di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut sukses menghadirkan sejumlah kyai dan santri dari 32 pondok pesantren di wilayah Ponorogo dan sekitarnya. Alhamdulillah, Ketua DPD LDII Kabupaten Ponorogo, Deni Hartanto, S.H., bersama jajaran pengurus serta para santri dan santriwati binaan LDII, turut hadir dan berpartisipasi dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., menekankan pentingnya pendidikan berbasis pesantren sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak generasi muda. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Gerakan Ayo Mondok, sebagai upaya mendorong minat masyarakat dalam menempuh pendidikan di pondok pesantren. Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai arahan dan motivasi mengenai peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di era modern. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan santri dari berbagai pondok pesantren yang menampilkan seni dan budaya Islami, mencerminkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air.

Ponorogo, 21 Oktober 2025

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar acara Sarasehan Gerakan Nasional Ayo Mondok menuju ICH UNESCO di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut sukses menghadirkan sejumlah kyai dan santri dari 32 pondok pesantren di wilayah Ponorogo dan sekitarnya.

Alhamdulillah, Ketua DPD LDII Kabupaten Ponorogo, Deni Hartanto, S.H., bersama jajaran pengurus serta para santri dan santriwati binaan LDII, turut hadir dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., menekankan pentingnya pendidikan berbasis pesantren sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak generasi muda. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Gerakan Ayo Mondok, sebagai upaya mendorong minat masyarakat dalam menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai arahan dan motivasi mengenai peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di era modern. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan santri dari berbagai pondok pesantren yang menampilkan seni dan budaya Islami, mencerminkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *